Sabtu, 11 April 2015

Mabuk Whatsapp....

Yap....akhirnya aku mabuk juga.... Bukan mabuk miras atau mabuk judi ya.... Sebut saja "mabuk whatsapp" Cerita bermula dengan bergabungnya aku dengan sebuah group whatsapp, kemudian sharing - sharing cerita dengan sesama anggota group membuat aku tahu cara bergabung ke group-group whatsapp yang lain. Dan akhirnya petualangan masuk ke group-group whatsapp pun dimulai. Kebutuhan akan informasi, pelajaran dan pengetahuan baru membuat aku tak puas hanya bergabung dengan 2 atau 3 group whatsapp. Seperti orang yang kehausan ilmu dan informasi, aku ingin meraup pengetahuan sebanyak2nya dengan cara bergabung dengan banyak group whatsapp yang berneda. Ada group tentang belajar tahsin, tentang kisah2 nabi, belajar fikih, belajar bahasa inggris sampai belajar menjadi ibu yang profesional. Begitu banyak group yang kupunya, sampai2 begitu banyak chat yang harus diterima setiap harinya. Dan akibat hal ini apa yang terjadi...? Bukan hanya tabletku saja yang mulai "error" karena terlalu berat mengolah chat2 yang masuk, otak dan mataku pun mulai berdenyut menunjukkan ambang batas kelelahan. Yap....aku pun mabuk....mual dan oyong.... Terlalu banyak online dan terlalu memaksa otak mengolah informasi. Dan aku merasa ini tidak sehat. Setelah sempat memeriksakan diri ke dokter, akhirnya aku mulai menata ulang group2 whatsappku. Memilah2 dan akhirnya memutuskan untuk left dibeberapa group. Bukan berarti group yang aku tinggalkan itu tidak penting ya, tapi lebih memilih group dengan selektif mana yang saat ini menjadi kebutuhanku dan mana group yang tak terlalu menguras perhatian dan isi kepalaku. Belajar menyelesaikan informasi satu per satu, belajar mengamalkan ilmu walau sedikit dan belajar menjaga kesehatan tubuh. Ternyata menuntut ilmu secara berlebihan juga tidak baik ya.... Yah.....memang yang sedang dan tidak berlebihan itu juga yang dianjurkan. Sekarang mulai menikmati whatsapp dengan group yang lebih sedikit dan yang penting istiqomah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar